Sabtu, 01 Maret 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Putin Kontak Obama Sebelum Serang Ukraina

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
The Best Way to Manage your Money.

Start using Mint today to set a budget, track your goals and do more with your money.
From our sponsors
Putin Kontak Obama Sebelum Serang Ukraina
Mar 2nd 2014, 03:12

TEMPO.CO, Jakarta -- Sebelum menduduki dua bandar udara Simferopol, di ibu kota Republik Otonomi Crimea, Presiden Vladimir Putin menelpon Presiden Barrack Obama. Rusia, katanya,  berhak mengambil keputusan menyerang Ukraina jika berpotensi mengganggu kepentingannya.  »Presiden Putin menganggap keselamatan warganya di Ukraina terancam akibat perkembangan akhir-akhir ini," demikian pernyataan Biro Pers Istana Kremlin, seperti dikabarkan RIA Novosti, Ahad, 2 Maret 2014.

Parlemen Rusia merestui rencana aksi militer negaranya terhadap Ukraina.  Kini, ratusan ribu tentara sudah dalam kondisi siaga penuh untuk melakukan aksi militer terhadap negara tetangganya itu. Jika Putin memerintahkan aksi militer, maka perang Rusia-Ukraina hampir pasti akan terjadi.

Perkembangan di Ukrania memang masih panas setelah demonstran berhasil memaksa parlemen untuk memakzulkan Presiden Viktor Yanukovych pada Sabtu, 22 Februari 2014.  Yanukovych kemudian melarikan diri ke wilayah yang didominasi etnis Rusia dan  Kamis lalu dikabarkan berlindung di Moskwa.

Pada saat bersamaan, sekelompok orang bersenjata menguasai dua bandar udara Simferopol dan gedung parlemen Crimea. Mereka juga mengibarkan bendera Rusia di puncak gedung parlemen. Warga Crimea kebanyakan berasal dari etnis Rusia. Dari 46 juta jiwa penduduk Ukrania, 77 persen warga etnis Ukrania dan 17 persen etnis Rusia, sisanya dari Belarus.

Badan Imigrasi Rusia menyatakan sudah menerima permohonan mengungsi dari warga Ukraina. Sepanjang Februari, ada 143 ribu orang mengajukan aplikasi permohonan. Bahkan sebagian besar juga mengajukan permintaan untuk menjadi warga negara Rusia.

Presiden Amerika Obama mengecam intervensi militer yang dilakukan oleh Putin. Dia menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan Ukraina dan melanggar hukum internasional. Rusia juga diminta meminimalisir ketegangan dengan menarik mundur tentaranya. Obama memperingatkan, »Kelanjutan aksi militer itu akan membawa Rusia ke arah sanksi politik dan ekonomi."

RIA NOVOSTI | DIMAS SIREGAR

Berita terkait:

Istana Mewah Yanukovich Jadi 'Museum Korupsi'

Ukraina, Kelompok Pro dan Kontra-Rusia Bentrok

Pria Bersenjata Kuasai Gedung Pemerintah Ukraina

Yanukovych Menginap di Suite Mewah di Rusia 

TEMPO.CO, Jakarta -

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Jordi Torras Jelmaan Iniesta di Lapangan Futsal

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Thousands of Free eBooks

BookBub brings you free & bargain national bestselling eBooks in the genres of your choice! Sign up now & join 1.5 million happy readers.
From our sponsors
Jordi Torras Jelmaan Iniesta di Lapangan Futsal
Mar 1st 2014, 23:58

MILLENIUM 2000 disebut-sebut sebagai era kebangkitan Barcelona, bukan saja karena prestasi klub Spanyol itu di pentas Eropa. Tetapi juga karena Barcelona menyuguhkan gaya bermain yang revolusioner, dan peran salah satu bintangnya Andres Iniesta dan Lionel Messi.

Iniesta membawa Barcelona meraih juara La Liga lima kali sejak millennium ini yaitu tahun 2004, 2005, 2009 dan 2010. Dua gelar Copa del Rey, lima piala Copa de Espana, tiga gelar Liga Champions dan dua Piala Super UEFA.

Di futsal, Barcelona juga bangkit meski agak terlambat. Dua tahun terakhir, Barcelona merebut trofi Liga Primer Futsal Spanyol (LNFS) secara beruntun. Dan tahun ini memimpin klasemen akhir LNFS sembari menanti perebutan gelar di fase playoff.

Kapten Barcelona Futsal sekaligus bintang tim, Jordi Torras, tidak jauh berbeda dengan Iniesta. Keduanya menjadi maestro di lapangan tengah, dan Torras ikut membawa Barcelona merebut empat gelar (quattrick) 2012 yaitu LNFS, Copa del Rey, Copa de Espana dan UEFA Futsal Cup - Liga Champions versi futsal.

Awal pekan ini Iniesta dan Torras, dua illusionist di arena masing-masing, bertemu untuk kepentingan promo produk Nike terbaru di arena futsal. Iniesta beradu skill dengan para pemain Barcelona, termasuk Torras. Hasilnya, saling memuji. Dari hasil wawancara yang dikutip dari surya futsolic ini, bisa diketahui siapa yang paling jago :

* Apa kesamaan futsal dan sepak bola?
Torras : Ada banyak kesamaan dari cara bermain Barcelona (sepak bola) sekarang. Kekuatan lini tengah mereka luar biasa. Melihat para pemain melakukan sentuhan bola, mengontrolnya, pemahaman akan permainan, cara passing, bergerak dan melindungi bola, semua skill itu sesuatu yang NORMAL di futsal. Jadi ada banyak kemiripan.
Iniesta : Saya suka futsal, sangat menikmati permainannya. Sebagai pesepakbola pro, mungkin ada beberapa elemen dan gerakan praktis dalam permainan sedikit menghilang. Tetapi yang saya kagumi adalah skill saat olah bola, intensitas pergerakan dalam bermain, gaya menyamping, blocking dan passing. Saat melihatnya sangat menyenangkan, saya angkat topi untuk para pemain futsal, karena yang mereka lakukan sangat sulit. Melihatnya di televisi ternyata sangat berbeda ketika saya berlatih atau melakukannya sendiri.

* Apa yang disukai dari permainan Iniesta?
Torras : Iniesta seorang illusionist sejati. Ia tidak pernah kehilangan bola, seakan ia menari dengan bola. Ia senantiasa bisa mengontrol bola meski dikepung empat atau lima pemain lawan. Saya suka melihatnya melakukan teknik itu.

* Apa yang disukai dari permainan Torras?
Iniesta : Bagi saya, kelebihan Torras adalah kemampuannya menguasai bola adalah yang utama. Sebagai gelandang yang harus dituntut melakukan ball possession dan kendali, ia sudah memilikinya. Terutama melihat Torras dan timnya membuat keputusan sepersekian detik untuk membagi bola dalam permainan. Saya suka saat Torras menguasai bola.

Baca Juga:

Abu Gunung Kelud juga Selimuti Yogya dan Sekitarnya

Soeharto Turun Tangan demi Usman-Harun

Jennifer Dunn Akui Terima Mobil Vellfire dari Wawan

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Cara Djajeng Menyelamatkan Diri (Bagian 5)  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Use GarageBand in Just 1 Hour

Learn to create music in GarageBand and become the Beethoven you've wanted to be. This online course is just $30. Sign up today!
From our sponsors
Cara Djajeng Menyelamatkan Diri (Bagian 5)  
Mar 1st 2014, 10:34

TEMPO.CO, Jakarta -Perlawanan terhadap fasisme Jerman pada 1940-an melibatkan beberapa aktivis Perhimpunan Indonesia di Belanda. Mereka saat itu juga memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Salah seorang aktivis itu bernama Djajeng Pratomo. Ia tinggal di Belanda. Djajeng pernah ditahan di kamp konsentrasi Nazi di Dachau, Muenchen. Kamp Dachau disebut-sebut kamp konsentrasi Nazi yang paling kejam dan banal.   

Djajeng pada 22 Februari lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Di usianya yang seabad itu, Lea Pamungkas dari Tempo  menggali kisah aktivitasnya di Perhimpunan Indonesia dan bagaimana ia bertahan untuk hidup di Kamp Konsentrasi Dachau. Berikut bagian terakhir dari tulisan ini. 

Tak mudah bagi Djajeng dan para perawat lain bertahan hidup dari eksekusi tentara Nazi. Mereka harus pintar-pintar mencari akal lolos dari maut. Djajeng memanipulasi nomor kartu identitas tahanan miliknya.Ketika seorang tahanan harus menjalani eksekusi, para perawat akan mengambil nomor kartu identitas yang tergantung di kaki tubuh tahanan yang sudah jadi mayat. Lalu, Djajeng dan teman-teman sesama tahanan menukar kartu identitas mayat dengan kartu identitas mereka.»Jika tentara SS datang, kami serahkan kartu yang sudah ditukar itu dan mengatakan dia sudah mati," kata Djajeng.

Nasib baik berpihak pada Djajeng dan tahanan lainnya. Malam 28 April 1945 terdengar dentuman meriam yang suaranya semakin lama semakin dekat ke arah Kamp Dachau. Djajeng Pratomo mendengar bocoran informasi bahwa 32 ribu orang yang masih berada di kamp Dachau tak boleh seorang pun dibiarkan hidup bila pasukan Amerika datang.

Keesokan harinya, Djajeng bersama sejumlah tahanan lainnya berlari menyelamatkan diri ke lapangan tempat apel meski masih terdengar bunyi tembakan dimana-mana. Tentara Amerika Serikat menyelamatkannya para tahanan termasuk Djajeng.

Belakangan,seorang tahanan Kamp Dachau bernama Mirdamat Seidov asal Baku, Azerbaizan, mencarinya. Pada 1958, Seidov mengirim surat ke Majalah Negeri Sovjet, majalah berbahasa Indonesia di Rusia. Dalam surat yang dimuat pada edisi 22 November 1958 Seidov mengucapkan terima kasih kepada Djajeng yang pernah menyelamatkan hidupnya di Kamp Dachau. Ceritanya, pada saat pembebasan para tahanan oleh pasukan Amerika, komite-komite nasional didirikan untuk mencatat para tahanan yang masih hidup. Sedangkan yang sakit masuk ke kamp karatina Palang Merah. Seidov masuk ke kamp karatina. Saat itu,  Djajeng yang fasih berbahasa Inggris ikut dalam komite mengkoordinasi persediaan makanan, obat-obatan, pakaian, dan barang-barang yang dibutuhkan kamp karantina.

Kisah hidupnya itu  masih membekas dalam benak Djajeng.»Sampai hari ini saya masih sering bermimpi buruk dan tiba-tiba terbangun dari tidur."

DIAN YULIASTUTI

Berita terkait:

Kisah Djajeng Pratomo di Kamp Nazi ( Bagian 1 )

Kisah Djajeng Pratomo dengan Gret (Bagian 2)

Djajeng, Pintar Menari (Bagian 3)

Tahanan 69053 Pengangkut Mayat (Bagian 4)

 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Kisah Djajeng Pratomo dengan Gret (Bagian 2)

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Learn to Play Electric Guitar

Perfect for those new to guitar. Learn to play electric guitar with these easy step-by-step video lessons from JamPlay! Sign up for just $39.
From our sponsors
Kisah Djajeng Pratomo dengan Gret (Bagian 2)
Mar 1st 2014, 10:38

TEMPO.CO, Jakarta -Perlawanan terhadap fasisme Jerman pada 1940-an melibatkan beberapa aktivis Perhimpunan Indonesia di Belanda. Mereka saat itu juga memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Salah seorang aktivis itu bernama Djajeng Pratomo. Ia tinggal di Belanda. Djajeng pernah ditahan di kamp konsentrasi Nazi di Dachau, Muenchen. Kamp Dachau disebut-sebut kamp konsentrasi Nazi yang paling kejam dan banal.  (Baca: Kisah Djajeng Pratomo di Kamp Nazi ( Bagian 1 )

Di kamp ini terdapat banyak fasilitas penyiksaan seperti ruang gas, rumah krematorium dengan tungku pembakaran mayat dan alat siksa beraliran listrik. Ribuan mayat ditumpuk tiap hari sehingga orang harus menggunakan tangga untuk meletakkan mayat di bagian teratas.

Djajeng pada 22 Februari lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Di usianya yang seabad itu, Lea Pamungkas dari Tempo  menggali kisah aktivitasnya di Perhimpunan Indonesia dan bagaimana ia bertahan untuk hidup di Kamp Konsetrasi Dachau. Berikut tulisan kedua dari lima tulisan yang disajikan disini.

Satu hari di toko buku di Rotterdam, Belanda, sepasang mata Djajeng tertarik pada satu sosok gadis yang sedang melihat buku-buku tentang Indonesia. "Kami berdiri bersebelahan di depan etalase yang dipenuhi buku tentang Indonesia," kata Djajeng. (Baca: Djajeng, Pintar Menari (Bagian 3)

Saat gadis itu berlalu dari toko buku itu, Djajeng  mengikuti hingga jembatan dan mengajak berkenalan. Stintje Gret yang saat itu berusia 18 tahun, menyambut perkenalan itu. Stennie, sapaan untuk Stintje Gret,  adalah penari balet dan tertarik pada tarian Jawa. Setelah pertemuan itu, hubungan keduanya semakin erat sebagai sepasang kekasih.

Aktivitas Djajeng memperjuangkan kemerdekaan Indonesia mendapat simpati dari koran Partai Komunis Belanda De Waarheid. Stennie mendukung perjuangan Djajeng. Namun, tidak mudah bagi Djajeng dalam menjalankan aktivitasnya. Untuk mengurangi resiko atas aktivitas bawah tanahnya, Djajeng dipindahkan ke Den Haag.

Sayangnya alamatnya diketahui Sicherheits Dienst atau tentara Nazi setelah menangkap Stennie sebelumnya. Rumah Djajeng digerebek pada 18 Januari 1943. Djajeng dan rekannya, Moen Soendaroe ditangkap dan dijebloskan ke Kamp Konsentrasi Vught di Belanda Bagian Selatan.

Djajeng kemudian dipindahkan  ke Dachau, Moen ke Kamp Neuengamme di Hamburg.  Stennie ditahan di Vught lalu dipindah ke Kamp Ravensbruck. Tak lama kemudian Stennie dibebaskan. Begitu juga dengan Djajeng.

Djajeng kemudian menjadi Pemimpin Redaksi Indonesia, sementara Stennie membentuk sebuah komite melawan pendudukan Belanda atas Indonesia. Dia tetap tinggal di Belanda dan diperbantukan di Kementerian Penerangan. Mereka berdua banyak terlibat dalam demonstrasi melawan pengiriman pasukan Belanda ke Indonesia.

Pada 1947, keduanya menghadiri Wereldjeugfestival, Festival Pemuda Sedunia, di Praha. Mereka membawa bendera Indonesia yang baru dua tahun merdeka .Mereka pun melanjutkan perjalanan diplomasi budaya ke beberapa kota di Yugoslavia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: 5 Harapan SBY untuk Negara di Timur Tengah  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Explore DIRECTV

Enjoy HD DVR service in every room. Get every game every Sunday. Watch hit movies and shows anywhere. Bundle and save today!
From our sponsors
5 Harapan SBY untuk Negara di Timur Tengah  
Mar 1st 2014, 11:33

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan sejumlah transformasi tengah terjadi di Timur Tengah, seperti di Suriah, Libya, dan Mesir. Sementara Tunisia dan Aljazair tak mengalami transformasi, SBY berharap segera tercipta perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

"Mengingat strategisnya wilayah ini, banyak yang dipertaruhkan untuk dunia jika ketidakpastian yang berkepanjangan masih terjadi," kata SBY saat membuka The 2nd Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CeapadY II), di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu, 1 Maret 2014.

Karena itu, kata SBY, pemerintah Indonesia memiliki sejumlah harapan untuk kawasan Timur Tengah di masa mendatang. Pertama, Indonesia ingin melihat Timur Tengah yang damai. "Negara-negara di Timur Tengah bisa menikmati stabilitas politik dan bekerja sama secara damai antara satu dengan yang lain," ujarnya.

Kedua, dia melanjutkan, Indonesia ingin melihat Timur Tengah dengan konsolidasi demokrasi yang bisa memfasilitasi peluang masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional mereka. "Saya percaya negara-negara Timur Tengah bisa belajar dari pengalaman konsolidasi demokrasi di negara kita," ucap SBY.

Ketiga, kata SBY, Indonesia ingin melihat Timur Tengah yang bebas dari senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya. Dia mengatakan saat ini tak ada perjanjian zona bebas nuklir di Timur Tengah. "Ini membutuhkan satu hal: dunia harus mendorong negara-negara di kawasan itu untuk menegosiasikan perjanjian tersebut."

Keempat, Indonesia ingin melihat Timur Tengah yang makmur dan bisa berkontribusi pada pemulihan ekonomi global. Terakhir, kata SBY, Indonesia ingin melihat Timur Tengah yang bersatu dan menjaga satu sama lain. (baca: SBY Ingin Palestina Jadi Anggota PBB)

"Berdasarkan pengalaman kami di wilayah Asia Tenggara, ini memang bukan upaya mudah," kata SBY. "Tapi ASEAN telah membuktikan bahwa setelah upaya berkelanjutan dilakukan dalam beberapa dekade, kami bisa membangun sebuah wilayah yang lebih stabil, yang didasarkan pada rasa saling percaya."

PRIHANDOKO

Terpopuler

Pemilik Rekening Gendut Jadi Wakapolri

Kisruh Risma-Wisnu, Mega dan Jokowi ke Surabaya  

Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Tahanan 69053 Pengangkut Mayat (Bagian 4)

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Explore DIRECTV

Enjoy HD DVR service in every room. Get every game every Sunday. Watch hit movies and shows anywhere. Bundle and save today!
From our sponsors
Tahanan 69053 Pengangkut Mayat (Bagian 4)
Mar 1st 2014, 10:32

TEMPO.CO, Jakarta -Perlawanan terhadap fasisme Jerman pada 1940-an melibatkan beberapa aktivis Perhimpunan Indonesia di Belanda. Mereka saat itu juga memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Salah seorang aktivis itu bernama Djajeng Pratomo. Ia tinggal di Belanda. Djajeng pernah ditahan di kamp konsentrasi Nazi di Dachau, Muenchen. Kamp Dachau disebut-sebut kamp konsentrasi Nazi yang paling kejam dan banal.   

Kepada Lea Pamungkas dari Tempo, ia  berkisah aktivitasnya di Perhimpunan Indonesia dan bagaimana ia bertahan untuk hidup di Kamp Konsentrasi Dachau. Berikut tulisan keempat dari lima tulisan yang disajikan disini.

Pada 18 Januari 1943, rumah Djajeng Pratomo dan rekannya sesama mahasiswa Moen Soendaroe digerebek oleh Sicherheits Dients (tentara Nazi). Kekasihnya Stintje Gret atau Stennie sudah lebih dulu ditangkap. Djajeng diangkut dengan truk ke  Kamp Vaught. Ia  kemudian dijebloskan ke  Kamp Konsentrasi Dachau. Saat itu musim dingin mengamuk menebarkan dingin yang menggigit tulang.

Ia tahanan Kamp Dachau bernomor 69053. Di kamp, Djajeng tak hanya menjalani kerja paksa, tapi juga dipaksa melihat cara Tentara Nazi-Schutztaffel (SS)--Satuan Keamanan Nazi--menggantung para tahanan. Sejak didirikan pada 1933, kamp ini dipakai sebagai sarana proyek pelatihan mental tentara SS untuk menjadi SS-TotenkopverbÃĪnde (SS-TV) atau Satuan Tengkorak. »Saya diwajibkan bekerja di pabrik pesawat terbang Messerschmit, tapi kemudian saya dipindah ke bagian lain," ujarnya tentang pekerjaannya di kamp.

Djajeng yang berlatar belakang pendidikan ilmu kedokteran  dijadikan perawat para tahanan di Blok 7 bagian barak rumah sakit. Barak-barak kayu dibikin panjang berjajar tanpa pemanas ruangan. Setiap kali masuk barak, para tahanan diharuskan bertelanjang kaki.

Di dalam kamp ini, tak kurang dari 200 ribu orang dari pelbagai penjuru Eropa pernah ditahan--31 ribu di antaranya tewas. Dari 2.068 orang yang berasal dari Belanda, 477 orang di antaranya meninggal.

Bersama seorang dokter dari Perancis, Djajeng menangani para tahanan yang terkena penyakit menular. Ketika epidemi tifus terjadi, awalnya hanya Blok 7 yang digunakan untuk merawat para pasien. Namun, saking banyaknya orang yang sakit, akhirnya barak-barak lain pun digunakan. »Kami betul-betul kepayahan," ujarnya. Untunglah datang seorang dokter lain yang sangat berpengalaman dengan penyakit tifus, Dr Kovalenko. Kovalenko adalah dokter tentara Rusia yang menjadi tawanan.

Selain merawat tahanan, dia juga harus mengangkut mayat ke totenkamer, kamar mayat. Dia melakukan bersama seorang pemuda Rusia berusia 15 tahun. Setiap hari semakin banyak yang diangkut.» Kami harus terus mengangkat mayat itu satu per satu. Akhirnya kami terpaksa menumpuknya di jalanan," ujarnya. »Tumpukan mayat itu  semakin hari semakin tinggi. Sampai-sampai kami harus memakai tangga."

Mayat-mayat tersebut kemudian dibawa untuk dibakar di krematorium yang letaknya terpencil dari lokasi barak dan sel tahanan. Tubuh-tubuh itu dibakar di atas tungku dengan cerobong asap yang tidak pernah berhenti mengepulkan bau manusia. Di lokasi tersebut dibangun juga kamar gas yang digunakan untuk mengeksekusi para tahanan secara massal. Mereka juga mati karena menjadi korban kelinci percobaan dari pelbagai penelitian bakteri para ilmuwan Nazi dan korban latihan tembak Tentara SS-TV. 

Berita Terkait:

Kisah Djajeng Pratomo di Kamp Nazi ( Bagian 1 )

Sejoli Berjuang untuk Indonesia (Bagian 2)

Djajeng, Pintar Menari (Bagian 3)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Rusia Kirim Pasukan ke Wilayah Ukraina

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Explore DIRECTV

Enjoy HD DVR service in every room. Get every game every Sunday. Watch hit movies and shows anywhere. Bundle and save today!
From our sponsors
Rusia Kirim Pasukan ke Wilayah Ukraina
Mar 1st 2014, 09:35

TEMPO.CO, Crimea - Rusia mengirimkan apa yang mereka sebut "beberapa ratus" tentara ke wilayah Crimea Ukraina, para pejabat pertahanan AS mengatakan Jumat. Sebelumnya, pemerintahan baru di Kiev telah meminta Moskow untuk menarik pasukannya dari semenanjung itu.

"Sepertinya mereka sudah memindahkan beberapa ratus tentara ke sana (ke Crimea)," kata seorang pejabat senior pertahanan AS, yang berbicara dengan syarat anonim.

Komentar ini menandai konfirmasi pertama dari pemerintahan Presiden Barack Obama bahwa Rusia telah meluncurkan serangan ke Crimea. Rusia tidak memberi pemberitahuan terlebih dahulu pada pemerintah AS dari tindakan itu atau menjelaskan niatnya sejak operasi itu diluncurkan, kata pejabat itu.

Namun para pejabat Pentagon menekankan Washington lebih berfokus pada upaya diplomasi. Selain itu, juga tidak ada pertimbangan serius untuk melakukan aksi militer balasan.

"Sekarang semua ada di jalur diplomasi," kata seorang pejabat pertahanan lainnya, yang juga meminta untuk tidak disebutkan namanya. Para pejabat juga mengatakan mereka tidak mengetahui adanya permintaan bantuan militer dari pemerintah baru Ukraina.

THE JOURNAL | TRIP B

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions