Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Lebih dari 1.500 warga Korea Utara melarikan diri dari mereka menuju Korea Selatan pada tahun 2013.
Lima tahun lalu jumlah warga Korut yang melarikan diri ke Korsel adalah 3000 orang, namun jumlahnya menurun tajam setelah Kim Jong Un berkuasa pada Desember 2011.
Jumlah mereka yang melarikan diri ke Korsel, dimana kebanyakan melalui China, merosot menjadi 1.502 orang di tahun 2012, sementara pada tahun lalu adalah 1.516 orang, seperti data yang dimiliki oleh Kementerian Unifikasi Korea, Korsel.
Di bawah kepemimpinan Kim Jong - Un, negara terisolasi itu memperketat keamanan perbatasan dan meningkatkan kampanye diplomatik mereka untuk memulangkan pelarian yang bersembunyi di China.
Banyak pelarian yang menyeberangi perbatasan negaranya dengan China, sebelum bepergian ke negara Asia Tenggara lalu terbang menuju Seoul, Korsel.
China yang merupakan sekutu utama Korut, menganggap mereka sebagai imigran ilegal dan mengekstradisi mereka jika mendapati mereka.
Secara total, sekitar 26.100 pelarian Korut telah tinggal menetap di Korsel, sejak akhir Perang Korea 1950-1953 , terutama setelah kelaparan besar pada 1990-an. (asiaone.com)
Baca Juga:
Misteri 2 Orang Berinisal A Datang ke Rumah Anas dengan Mercy Butut
Boneka Silikon Seksi dan Cantik Ini Ternyata Bisa Jadi Teman Curhat
Abraham Samad Pernah Melobi Anas Agar Terpilih Jadi Ketua KPK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar