Minggu, 12 Januari 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Putra Yeap Seok Pen Bantah Tuduhan Perlakuan Buruk Terhadap Wilfrida Soik

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Use GarageBand in Just 1 Hour

Learn to create music in GarageBand and become the Beethoven you've wanted to be. This online course is just $30. Sign up today!
From our sponsors
Putra Yeap Seok Pen Bantah Tuduhan Perlakuan Buruk Terhadap Wilfrida Soik
Jan 12th 2014, 11:55

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nurmulia Rekso Purnomo dari Kelantan, Malaysia

TRIBUNNEWS.COM, KELANTAN - Lie Chi Kiong, putra Yeap Seok Pen (60), menyangkal keluarganya memperlakukan Wilfrida Soik dengan tidak layak, sehingga Wilfrida melakukan pembunuhan terhadap ibundanya itu.

Dalam pemeriksaannya di Mahkamah Tinggi Kota Bharu, Lie Chi Kiong yang akrab dipanggil Akiong itu menuturkan bahwa Wilfrida baru bekerja di kediamannya selama sekitar sebelas hari. Tugas Wilfrida selain membereskan rumah, juga termasuk mengurus sang ibunda yang tengah dalam masa pemulihan dari penyakit parkinson.

Akiong juga menyangkal tudingan Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, yang menyebut penyakit Parkinson Yeap Seok Pen membuat perempuan itu agak tempramental. "Tidak benar," ujar Akiong singat. Dalam persidangan Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah juga menyebutkan bahwa Wilfrida sempat ditampar pada hari kedua bekerja, selain itu Wilfrida juga diperlakukan dengan tidak layak.

Tan Sri menyebutkan pernah Wilfrida dibangunkan tengah malam dan diminta untuk membersihkan kandang yang didiami delapan ekor anjing. "Tidak ada," kata Akiong. Namun saat ditanya soal detail anjing yang dimiliki keluarga itu, Akiong mengaku tidak ingat.

Namun ia mengakui anjing-anjing tersebut adalah anjing kesayangan keluarga. Tan Sri juga menanyakan soal Wilfrida yang meminta telepon selular, namun ditolak oleh pihak keluarga. Kata Akiong keputusan penolakan itu dilakukan karena pihak penyalur Wilfrida meminta gadis asal Nusa Tenggara Timur itu melarang hal tersebut.

Dalam persidangan tersebut juga terungkap bahwa Wilfrida yang baru bekerja sekitar sebelas hari di keluarga itu tinggal satu kamar dengan Yeap Seok Pen. Tugas Wilfrida termasuk memandikan Yeap Seok Pen, hingga mengurus perempuan tersebut saat buang air. Pada Desember 2010 Wilfrida melakukan pembunuhan terhadap Yeap Seok Pen. Selain mendorong perempuan tersebut hingga terjatuh, Wilfrida juga menusuk korban hingga tewas. Atas perbuatan itu Wilfrida diancam hukuman mati.

Baca Juga:

Hasil Pemeriksaan, Wilfrida Soik Alami Gangguan Kejiwaan Saat Membunuh

Shafee Abdullah: Wilfrida Soik Bisa Divonis Bebas

Hanyut 5 Hari, 51 TKI Kelaparan di Perairan Malaysia

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar