Rabu, 23 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Pelayat 'Biru' Makamkan Tokoh Anti Junta Myanmar  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Build an Online Store

Over 80,000 ecommerce brands trust Shopify. Get started with a 14 day free trial.
From our sponsors
Pelayat 'Biru' Makamkan Tokoh Anti Junta Myanmar  
Apr 24th 2014, 00:32

TEMPO.CO , Rangoon:Ratusan orang menghadiri upacara pemakaman Win Tin, mantan jurnalis kawakan sekaligus mantan  tahanan politik junta militer Myanmar. Jenazah Win Tin dimakamkan di pemakaman Yay Way di Rangoon, Rabu Sore, 23 April 2014.

Sebagian besar pelayat mengenakan pakaian tahanan berwarna biru untuk menghormati Win Tin yang hingga akhir hayatnya mengenakan pakaian tahanan itu. Menurut Win Tin, ia mengenakan pakaian tahanan sebagai bentuk solidaritas kepada seluruh tahanan politik yang belum juga dibebaskan oleh pemerintah Myanmar. (Baca:Tokoh Gerakan Demokrasi Myanmar, Win Tin, Meninggal)

Puluhan karangan bunga, beberapa foto Win Tin berukuran besar, dan bendera partai yang didirikannya Liga Nasional Demokrasi (NLD), mengelilingi peti jenazah di ruangan jenazah sebelum dibawa ke pemakaman seperti dilansir BBC, Rabu, 23 April 2014.

Tokoh gerakan prodemokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi menghadiri acara pemakaman rekan seperjuangannya itu.   

"Keberaniannya menghadapi kekejaman yang terus terjadi  menggaungkan rentanya proses reformasi di Burma," kata Direktur Eksekutif Human Rights Watch, Kenneth Roth mengenang sosok almarhum.(Baca:Hari Ini Myanmar Bebaskan Tahanan Politik)

Win Tin dikenal berbicara tanpa basa basi dan tidak pernah takut mengkritik anggota partai termasuk Aung San Suu Kyi, pemimpin dan juga pendiri NLD yang kini duduk di parlemen Myanmar.

Sebagai ganjaran atas kritik kerasnya terhadap junta militer Myanmar, Win Tin dijebloskan ke penjara selama 19 tahun. Pemerintah Myanmar kemudian memberikan amnesti dan ia dibebaskan  pada September 2008.

Win Tin meninggal di rumah sakit Rangoon General Hospital, Senin pagi, 21 April 2014 karena gagal ginjal.

BBC | VOICE OF DEMOCRACY BURMA | MARIA RITA HASUGIAN

Terpopuler:

Cari MH370, Malaysia Ajukan Kesepakatan Baru 

Dua Juta Liter Solar Dirampok dari Kapal Jepang

Politikus Ukraina Tewas Disiksa Militan Pro-Rusia  

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar