Senin, 14 Juli 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Paus Fransiskus: 1 dari 50 Pastor Pedofil  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
At Home Yoga Retreat

Everything you need to enjoy a weekend yoga retreat in your own home!
From our sponsors
Paus Fransiskus: 1 dari 50 Pastor Pedofil  
Jul 14th 2014, 05:46

TEMPO.CO, Vatikan – Pedofilia merupakan kelainan seksual yang memungkinkan penderitanya memiliki hasrat seksual terhadap anak-anak. Pedofilia bisa diidap siapa saja, termasuk orang yang berada dalam lingkungan yang dianggap religius sekali pun.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip BBC dari surat kabar Italia, La Repubblica, pada Senin, 14 Juli 2014, pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, menyatakan data yang dapat dipertanggungjawabkan menunjukkan sekitar 2 persen pastor di gereja Katolik adalah penderita pedofilia.

Itu berarti 1 dari 50 pastor adalah pedofil. Tindakan pencabulan yang dilakukan pastor, uskup, dan kardinal ini, kata Paus, ibarat penyakit lepra yang menjangkiti Gereja.

Namun juru bicara Vatikan menyatakan kutipan di surat kabar itu tidak sesuai dengan kata-kata Paus yang sebenarnya. Dalam wawancara itu, Paus sebenarnya mengatakan bahwa dua persen itu merupakan angka yang diberikan penasihatnya.

Meskipun demikian, Paus telah berjanji akan memperkuat hukum Vatikan terhadap pencabulan anak yang sering ditutup-tutupi oleh Gereja. Awal bulan ini, Paus Fransiskus menyampaikan permohonan maaf dalam pertemuan pertamanya dengan korban pedofilia sejak ia menjabat Paus.

ANINGTIAS JATMIKA | BBC

Terpopuler

Makarim: Banyak Warga Israel Dukung Palestina

Serangan Rumah Bordil di Irak, 29 Wanita Tewas 

Noam Chomsky Serukan Pembebasan Wartawan Iran

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar