Jumat, 11 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Amerika Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Take the Style Quiz

Join JustFab and get one pair of extraordinary shoes or bag every month, handpicked for you by our fashion experts.
From our sponsors
Amerika Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia  
Apr 11th 2014, 16:36

TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Markel bahwa Amerika Serikat dan sekutunya harus mempersiapkan sanksi baru terhadap Rusia. Hal ini dilakukan menyusul meningkatnya situasi krisis di Ukraina.

"Presiden menekankan perlunya bagi Amerika Serikat, Uni Eropa, dan mitra dunia lainnya untuk siap melanjutkan eskalasi Rusia dengan sanksi tambahan," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataannya lewat panggilan telepon seperti dilansir Channel News Asia, Jumat, 11 April 2014.

Para aktivis pro-Rusia di wilayah timur Ukraina disebut Gedung Putih, "Mendapat dukungan dari Moskow untuk melanjutkan sebuah kampanye menghasut dan melakukan sabotase dengan tujuan menggoyahkan Ukraina."

Amerika Serikat juga mengatakan bahwa para pemimpin negara kembali menyerukan kepada Rusia untuk menarik mundur pasukannya dari wilayah perbatasan Ukraina.

Sebelumnya, pada hari pertemuan Bank Dunia di Washington, Menteri Keuangan Amerika Serikat Jacob Lew menyampaikan peringatan yang sama kepada Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov, mengenai tekanan yang mungkin semakin meningkat terhadap Moskow.

Ukraina menghadapi krisis baru setelah menganeksasi Crimea ke wilayah Rusia. Sejak itu, hubungan antara Moskow dan Barat mencapai titik terendah pasca-Perang Dingin.

Presiden Rusia Vladimir Putin sempat mengirimkan surat yang ditujukan kepada 18 pemimpin Eropa yang isinya mengancam akan menghentikan pasokan gas kepada Ukraina.

Menanggapi itu, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat langsung bereaksi keras. "Rusia berusaha menggunakan energi untuk tekanan politik." Amerika Serikat juga berjanji akan membantu Ukraina secara finansial.

CHANNEL NEWS ASIA | ROSALINA

Berita Terpopuler

Jokowi Bicara Efek Jokowi yang Tak Dongkrak PDIP

Demokrat Yakin SBY Jadi King Maker Koalisi

Ruhut: Demokrat Boleh Kalah, Jet RI 1 Tetap Biru

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar