Laporan Koresponden Tribunnews dari Tokyo, Richard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumlah suara tidak sah pada pemungutan suara pemilihan legislatif yang berlangsung Minggu (6/4/2014) lalu di Jepang Timur (Tokyo dan sekitarnya) ternyata cukup banyak. Dari 2.599 suara ada 163 suara yang tidak sah atau sekitar 6,3 persen suara tidak sah.
"Dari pengamatan terhadap surat suara pemilu melalui TPS dan POS yang tidak sah, beberapa pengalaman yang bisa jadi pembelajaran kita bersama, antara lain karena pemilih memang ingin golput (sengaja tidak mencoblos, dicoblos di banyak tempat, buat coblosan bentuk neko-chan atau tulisan h*ll yeah nyoblos," papar Panwaslu Jepang seperti dalam akun facebooknya.
Alasan lain suara tidak sah itu, karena memang tidak tahu cara mencoblos. Namun surat suara tidak sah juga karena suara dicontreng atau tidak dicoblos.
Demikian pula ada surat suara digunting, hanya disisakan parpol yang mau dicoblos saja.
Kejadian lain di Tokyo, suara tidak sah itu karena tidak menyertakan guntingan lembar C6 atau tanpa alamat pengirim yang bisa dicek keabsahannya.
Panwaslu memang telah mengimbau kepada masyarakat Indonesia di Jepang agar memastikan suara supaya terdengar.
"Setiap suara sangat besar nilainya. Pemilu Presiden nanti jangan diulang lagi kesalahannya ya, mari baca petunjuk cara memilih yang benar, yes!" tulis Panwaslu di facebook-nya.
Sementara rekapitulasi hasil penghitungan suara di Tokyo, di TPS dan Pos dalam Pemilihan Umum Anggota DPR telah dilaksanakan tanggal 15 April dengan dihadiri PPLN, KPPSLN, Panwaslu LN, dan saksi dari 1 partai PKS.
Ringkasannya adalah sbb:
A. Peringkat tiga teratas perolehan total suara partai:
1. PDIP 889
2. PKS 758
3. Gerindra 280
B. Peringkat tiga teratas perolehan suara caleg:
1. Taufik Ramlan Wijaya (PKS #4) 286
2. Hidayat Nur Wahid (PKS #1) 240
3. Setiana Widjaja (PDIP #7) 63
C. Jumlah surat suara sah 2599; tidak sah 163.
Baca Juga:
Boni Hagens: Jika Jokowi Dipasangkan dengan JK, Namanya Kawin Paksa
Tak Punya Sosok Kuat, Golkar Cenderung Pragmatis
Emron: Banyak Kader PPP Kecewa dengan Suryadharma Ali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar