Senin, 07 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Pelaku Pengeboman di Burgas Diduga dari Aljazair

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Book your hotel early for a discount!

You can reap the rewards with great discounts at participating Pullman, M Gallery, Grand Mercure, Novotel, Mercure, ibis and Formule 1 hotels.
From our sponsors
Pelaku Pengeboman di Burgas Diduga dari Aljazair
Apr 7th 2014, 14:25

TEMPO.CO, Sofia - Orang yang meledakkan bus di sebuah resor Laut Hitam Bulgaria pada tahun 2012, yang menewaskan lima wisatawan Israel, berasal dari Aljazair dan dilatih di kamp-kamp di Libanon Selatan. Soal ini dimuat harian Bulgaria, Presa, mengutip sumber-sumber yang mengetahui penyelidikan kasus itu.

Pemerintah di Sofia mengatakan, kelompok militan Libanon, Hizbullah, berada di balik serangan di bandara Burgas itu. Uni Eropa, Juli 2013 lalu memasukkan sayap militer Hizbullah, dalam daftar hitam teroris setelah adanya insiden tersebut. Hizbullah menyangkal keterlibatannya dalam pengeboman ini.

Negara anggota Uni Eropa ini telah menetapkan dua pria asal Lebanon sebagai tersangka kaki tangan pengebom. Pengebomnya meninggal selama serangan itu.

"Penyerang itu lahir di Aljazair, tinggal di Maroko dan dilatih di kamp-kamp di Lebanon Selatan. Dia juga belajar di sebuah universitas di Beirut dengan dua tersangka lainnya," kata surat kabar itu, mengutip sumber-sumber yang menolak disebutkan namanya.

Negara Balkan ini mengidentifikasi tersangka pengeboman adalah Meliad Farah, 32 tahun, yang juga dikenal sebagai Hussein Hussein, warga negara Australia. Dua tersangka lainnya adalah Hassan El Hajj Hassan, 25 tahun, warga negara Kanada. Keduanya asal Libanon.

Kantor Kejaksaan Bulgaria, yang sedang menyiapkan dakwaan atas serangan itu, menolak memberikan komentar soal laporan terbaru ini.

Kepala Kejaksaan Bulgaria Sotir Tsatsarov mengatakan Jumat 4 April 2014 lalu bahwa informasi baru mengenai pengebom kemungkinan akan memperpanjang proses penyelidikan atas kasus serangan dua tahun lalu itu.

Reuters | Abdul Manan

Berita Lainnya

Sebelum Jatuh, MH370 Lalui Wilayah Udara Indonesia  

Zona Pencarian MH370 Pindah Lokasi

Mengapa Ahli Yakin Sinyal Kotak Hitam Milik MH370?

Nelayan Thailand Sempat Sandera Dua TNI AL  

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar