Sabtu, 12 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: AS Tolak Visa Dubes Iran untuk PBB

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Compare Hotels

Find great prices for amazing hotels wherever your next destination may be. It's simple to search 100+ sites at once!
From our sponsors
AS Tolak Visa Dubes Iran untuk PBB
Apr 12th 2014, 13:13

TEMPO.CO, Washington – Lantaran dendam dengan perlakuan Hamid Aboutalebi pada 1979 lalu, pemerintah Amerika Serikat akhirnya menolak visa calon Duta Besar Iran untuk PBB tersebut. Penolakan disampaikan oleh Sekretaris Gedung Putih Jay Carney pada Jumat, 11 April 2014.

Menurut laporan New York Times, Hamid akan bertandang ke Amerika untuk melakukan perundingan program nuklir Iran. Meskipun Hamid dilarang masuk, pemerintah AS menyatakan bahwa keputusan ini tidak akan mengganggu pembicaraan nuklir yang juga melibatkan lima negara besar lainnya.

Mengenai penolakan visa, baik Gedung Putih maupun Departemen Luar Negeri tidak memberikan alasan khusus.

Penolakan visa terhadap Hamid diduga kuat terjadi karena dendam AS terhadap Hamid yang dituduh terlibat dalam penyerbuan Kedutaan Besar AS di Teheran saat Revolusi Iran pada 1979 lalu. Ia bersama sejumlah mahasiswa lainnya diduga terlibat dalam penyanderaan 52 karyawan dan diplomat AS selama 444 hari.

Namun, tuduhan ini disangkal Hamid. Dalam sebuah wawancara dengan media Iran, ia menuturkan bahwa saat itu ia hanya  sebagai penerjemah dan negosiator, bukannya sebagai pelaku atau pihak yang terlibat.

ANINGTIAS JATMIKA | NEW YORK TIMES

Terpopuler

Bubarkan Uni Soviet, Gorbachev Bakal Diusut

Kotak Hitam MH370 Satu Km dari Zona Pencarian

Buntut MH370, Cina Tunda Kirim Panda ke Malaysia 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar