Minggu, 13 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Iran Batalkan Hukuman Mati 'Mata-mata' CIA  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Economist GMAT Tutor.

The results you want. The flexibility you need. Claim your 7-day free trial today.
From our sponsors
Iran Batalkan Hukuman Mati 'Mata-mata' CIA  
Apr 13th 2014, 22:40

TEMPO.CO, Teheran -  Sebuah pengadilan banding Iran telah membatalkan hukuman mati seorang mantan marinir AS yang dihukum karena diduga bekerja untuk badan intelijen Central Intelligence Agency (CIA), kata pengacaranya, seperti dimuat Guardian edisi 12 April 2014.

Amir Hekmati, yang memiliki kewarganegaraam ganda AS dan Iran, lahir di Arizona, ditangkap pada bulan Agustus 2011 lalu. Ia diadili dan divonis dengan hukuman mati karena dugaan melakukan aksi mata-mata.

Jaksa Iran mengatakan Hekmati menerima pelatihan khusus dan bertugas di pangkalan militer AS di Irak dan Afghanistan sebelum menuju ke Iran sebagai mata-mata. Keluarga Hekmati dan pemerintah AS berulang kali membantah pria berusia 31 tahun adalah seorang mata-mata dan mengatakan ia ke Iran untuk mengunjungi neneknya .

Mahkamah Agung Iran membatalkan hukuman mati setelah Hekmati mengajukan banding, meminta pengadilan ulang atas kasusnya pada tahun 2012. Pengadilan revolusioner negara itu kemudian membatalkan dakwaan spionase, kata pengacaranya Mahmoud Alizadeh Thabathaba'i. Hekmati tetap dihukum karena "bekerja sama dengan pemerintah musuh" dan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara.

Thabathaba'i mengatakan, dia akan mengusahakan pembebeasan bersyarat Hekmati dari penjara Evin, yang berada di utara ibukota Iran, Teheran. Hekmati berada di balik jeruji sejak penangkapannya.

"Menurut hukum, jika seseorang melayani sepertiga dari periode penahanannya dan dalam waktu itu menunjukkan perilaku yang baik di penjara, ia berhak atas pembebasan bersyarat," kata Thabathaba'i. "Sepertiga dari pemenjaraannya akan berakhir sekitar bulan September dan Oktober."

Adanya pembebasan bersyarat bisa memungkinkan Hekmati meninggalkan negara itu, meski tergantung pada apa yang akan diputuskan pengadilan. Pembebasan itu juga akan memungkinkan Hekmati mengunjungi ayahnya, Ali Hekmati, seorang profesor di Mott Community College di Flint, Michigan, yang kata anggota keluarganya menderita kanker otak dan baru-baru ini menderita stroke.

Pemerintahan Barack Obama, November lalu, meminta Iran untuk membebaskan Hekmati dan dua orang Amerika lainnya yang diduga ditahan di sana.

GUARDIAN | ABDUL MANAN

Berita Lainnya

Tim Pencari MH370 Mulai Menyerah  

Jerman Gempar, di Cangkir Ada Wajah Hitler

Milisi Donetsk Rebut Markas Polisi dan Dewan Kota

William-Kate Middleton Isyaratkan Ingin Punya Anak Lagi  

Bayi Pakistan Itu Dibebaskan dari Dakwaan Polisi  

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar