TEMPO.CO, Baghdad – Sejumlah pria bersenjata menculik dan kemudian menambak mati enam orang warga Kota Latifiyah, Ahad, 6 April 2014 waktu setempat. Latifiyah merupakan kota utama kelompok Sunni yang terletak sekitar 30 kilometer selatan Baghdad.
Menurut laporan Associated Press, serangan dimulai ketika fajar, saat kelompok bersenjata memasuki rumah penduduk. Pihak berwenang kemudian menemukan mayat yang mengalami luka tembak di kepala.
Tidak ada yang mengklaim aksi durjana itu sehingga belum jelas motif pembunuhan ini. Namun, kecurigaan mengarah pada milisi Syiah yang membalas dendam atas serangan gerilyawan Sunni beberapa hari sebelumnya. Selain Syiah, militan Al-Qaeda juga dicurigai.
Pembunuhan ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan sektarian antara Syiah dan Sunni di Irak. Tahun lalu korban tewas mencapai rekor tertinggi sejak tahun 2007. November lalu, 18 warga Sunni diculik oleh pria berseragam tentara Irak.
Mereka kemudian ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Kasus ini hanya berselang beberapa hari setelah polisi menemukan 13 pria yang dibunuh dengan ditembak dari jarak dekat.
ANINGTIAS JATMIKA | AP
Terpopuler
Amerika Ingatkan Cina Agar Tidak Meniru Rusia
Dua TNI AL Dibunuh, 9 Nelayan Thailand Tersangka
Indonesia Tekankan Peran Pemuda bagi Masa Depan
Gunung Berapi di Ekuador Meletus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar