Jumat, 11 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Di Cina, 1 Stoples Udara Segar Laku Rp 9,5 Juta  

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Dog-Lovers' Tees.

Unleash yourself and shop our special collection of tees and accessories for you and your pooch.
From our sponsors
Di Cina, 1 Stoples Udara Segar Laku Rp 9,5 Juta  
Apr 11th 2014, 16:39

TEMPO.CO, Beijing – Buruknya udara Beijing mengilhami seorang seniman sepulang dari liburan di Provence, Prancis.  Liang Kegang membawa oleh-oleh satu stoples berisi "udara segar bebas polusi dari Pegunungan Provence". Suvenir itu pun dia lelang di hadapan sekitar 100 seniman dan kolektor Cina, akhir bulan lalu.

Satu stoples udara segar pegunungan itu pun laku dengan harga 5.250 yuan atau sekitar Rp 9,5 juta. Stoples biasa itu ditutup dengan penyekat karet dan sebuah flip-top. Ada tiga label tulisan tangan, salah satunya bertulisan sebuah nama dan koordinat desa Prancis, Forcalquier, tempat terakhir dia menutup stoples. Satu lagi bertulisan »Udara di Provence, Paris" dalam bahasa Prancis. Satu lagi dengan tanda tangannya dalam tulisan Cina, tertanggal 29 Maret.

»Udara menjadi komoditas paling tak ternilai, kebebasan untuk bernapas bagi siapa saja, termasuk pengemis," kata Liang dalam sebuah wawancara. »Ini cara saya untuk mempertanyakan udara kotor di Cina dan menyatakan ketidakpuasan."

Upaya Liang merupakan bagian dari protes kalangan seniman atas  buruknya udara di Cina. Beberapa kota dinyatakan mengandung polutan dalam level berbahaya oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Namun, ternyata para pengusaha Cina juga mulai melirik bisnis jual-beli udara segar serta potensi wisata daerah yang masih bersih udaranya. Dalam Kongres Rakyat Nasional bulan lalu, Presiden Xi Jinping berkelakar kepada delegasi Provinsi Guizhou bahwa provinsi sebelah barat daya itu bisa menjual udaranya. Beberapa hari kemudian, biro pariwisata mengumumkan rencana mengemas udara segar kota itu sebagai suvenir bagi turis.

Di Provinsi Henan, otoritas wisata setempat memasukkan udara-udara di kantong dan membagi-bagikannya di Ibu Kota, Zhengzhou. Warga kota menghirup udara itu lalu beberapa di antaranya menyatakan akan berkunjung ke pegunungan. Chen Guangbiao, bos daur ulang yang terkenal akan membeli surat kabar The New York Times, berencana menjual udara bersih di bawah merek »Orang Baik". Udara bersih dalam kaleng itu sudah dijual di toko online Cina, Taobao, dengan harga sekitar Rp 34 ribu saja.

AP | NATALIA SANTI

Berita Terpopuler

Jokowi Bicara Efek Jokowi yang Tak Dongkrak PDIP

Demokrat Yakin SBY Jadi King Maker Koalisi

Ruhut: Demokrat Boleh Kalah, Jet RI 1 Tetap Biru

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar