TEMPO.CO, Tripoli - Maskapai penerbangan Jerman, Lufthansa, dan Austrian Airlines memutuskan menghentikan penerbangan ke Libya menyusul masalah keamanan di lapangan terbang Tripoli dua pekan lalu.
Pada akhir Maret 2014, sebuah bom meledak di jalur utama landasan pacu di bandara internasional Tripoli. Kejadian ini menjadi alasan pihak maskapai Eropa itu menghentikan jadwal penerbangannya ke negeri di Afrika Utara itu.
Sikap kedua maskapai tersebut menyusul Bristish Airways dan masakapai asal italia, Alitalia, hingga waktu yang belum ditentukan.
"Kami telah memutuskan menunda penerbangan ke Tripoli setelah memperhatikan masalah keamanan dan alasan operasional," ucap juru bicara Lufthansa.
AL ARABIYA | CHOIRUL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar