Senin, 14 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Bahas Pemblokiran, Perwakilan Twitter ke Turki

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Web design for beginners/

In this course, we cover many aspects of creating content for the web, from concept to production.
From our sponsors
Bahas Pemblokiran, Perwakilan Twitter ke Turki
Apr 15th 2014, 03:51

TEMPO.COAnkara - Wakil Presiden Kebijakan Publik Global Twitter, Colin Crowel bertemu dengan kepala otoritas Teknologi Informasi dan Komunikasi Turki, Tayfun Acarer. Menurut juru bicara Acarer, keduanya berbincang di Ankara. Namun tidak disebutkan waktu pertemuannya. Sementara juru bicara Twitter menolak berkomentar.

Menurut situs berita Sidney Morning Herald, 15 April 2014, pembicaraan itu merupakan usaha Twitter untuk meredakan ketegangan dengan Turki. Sebelumnya, pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan menuduh Twitter berusaha menghindari pajak dan menolak mematuhi hukum Turki. (Mahkamah Konstitusi Minta Turki Buka Akses Twitter).

"Twitter, YouTube, dan Facebook akan mematuhi konstitusi, hukum, serta kode etik pajak Turki sama seperti perusahaan internasional lainnya," kata Erdogan, 12 April 2014. "Mereka dalah perusahaan yang didirikan untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari pajak."

Twitter dan Facebook dilarang beroperasi di Turki selama dua pekan, sejak 21 Maret 2014. Setelah kedua jejaring media sosial ini dimanfaatkan oleh penggunanya untuk mengungkap kebobrokan pemerintahan Erdogan, termasuk berbagai korupsi yang membelit pemerintahannya. Pelarangan itu berlangsung menjelang pemilihan umum di Turki. (Soal Twitter, PM Turki Kritik Keputusan Mahkamah).

Dan sejak Kamis, 3 April 2014,  otoritas Turki mencabut pelarangan Twitter sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi yang menganggap kebijaksanaan Telekom Turki melanggar kebebasan bereskpresi. Pengumunan pencabutan itu disampaikan kantor Perdana Menteri RecepTayyib Erdogan, Kamis, 3 April 2014.

SMH | AL ARABIYA | CORNILA DESYANA

Terpopuler:

Warga Rusia Diminta Tak Kunjungi AS dan Sekutunya 

Amerika Tuduh Rusia Gelar Kekerasan di Ukraina 

Belanja Militer Arab Saudi Membengkak 

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar