Senin, 14 April 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Liput Perang di Suriah, 3 Jurnalis Libanon Tewas

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Find Unique T-shirts

Explore the most popular t-shirts on Cafepress. Discover great designs celebrating anything you can think of.
From our sponsors
Liput Perang di Suriah, 3 Jurnalis Libanon Tewas
Apr 15th 2014, 04:08

TEMPO.CO, Damaskus - Tiga jurnalis Libanon yang bekerja untuk televisi Hizbullah al-Manar tewas di Kota Maaloula, utara Damaskus, Senin, 14 April 2014. Mereka adalah reporter Hamza Haj Hassan, juru kamera Mohamad Mantash, dan teknisi Halim Allaw. Sedangkan dua pekerja Hizbullah al-Manar lainnya terluka.

Dalam pernyataannya, Hizbullah al-Manar mengungkapkan jika kelima pekerja itu tengah meliput pertempuran antara pasukan pemerintah dengan gerilyawan. "Serangan sejata terhadap tim kami dilakukan oleh teroris di pinggiran Maaloula," tulis al-Manar seperti yang dikutip Voice of America.

Al-Manar juga menayangkan rekaman penyerangan itu. Dalam video tersebut terlihat jika kru al-Manar tengah bepergian dengan mobil ketika rentetan peluru menyerang mereka. Pembunuhan ini tidak lama terjadi setelah tentara Suriah, yang didukung pejuang Hizbullah, merebut Maaloula dari tangan gerilyawan. (Baca juga: Pengungsi Suriah di Lebanon Tembus Satu Juta Orang)

Presiden Libanon Michel Sleiman pun mengutuk insiden itu. Dalam akun Twitter-nya, ia menuliskan, "Membunuh wartawan adalah tindakan pengecut."

Kota Maaloula terletak 60 kilometer sebelah timur laut ibu kota Damaskus. Ini adalah lingkungan bagi sebagian besar pemeluk Kristen di Suriah. Maaloula merupakan hadiah simbolis bagi pemerintah untuk melindungi pemeluk agama minoritas. Beberapa penduduk Maaloula masih berbicara dnegan bahasa Azam, yang diyakini pernah digunakan oleh Yesus.

Pemberontak sudah dua kali menguasai Maaloula dan sempat diusir tentara Suriah. Terakhir mereka berhasil merebut kembali Maaloula pada awal Desember 2013, dan diusir kembali beberapa waktu lalu. (Baca juga: Pengungsi Suriah Ganggu Stabilitas di Lebanon)

VOA | AL ARABIYA | CORNILA DESYANA

Terpopuler:

Inggris Didesak Ungkap Penyiksaan di Diego Garcia

Tersangka Pembunuh 2 TNI AL di Thailand Berkurang

Warga Rusia Diminta Tak Kunjungi AS dan Sekutunya

Amerika Tuduh Rusia Gelar Kekerasan di Ukraina

Dua Putra Qhadafi Maju ke Meja Hijau

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar