Laporan Wartawan Tribun Jabar, Oktora Veriawan
TRIBUNNEWS.COM – Persib patut berterima kasih kepada kiper Persepam Madura United (MU), Syarifudin. Dua kali ia melakukan blunder, hingga membuat timnya kalah 1-2 dari Persib dalam laga perdana East Java Tournament 2013 di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (15/12/2013).
Blunder pertama Syarifudin yaitu saat dirinya out position ketika mengantisipasi umpan lambung Jajang Sukmara dari sebelah kanan sektor pertahanan Persepam menit 64. Bola lambung tersebut berhasil disundul striker Persib, Djibril Coulibaly. Sundulannya lemah, namun karena dirinya dalam posisi tanggung, maka bola sundulan tersebut meluncur ke dalam gawang melewati kepalanya untuk membawa Persib unggul sementara 1-0.
Blunder kedua lebih fatal lagi karena tercipta di penghujung laga menit 89. Umpan krosing bek sayap Persib, Supardi, dari sektor kiri pertahanan Persepam, salah diantisipasi. Bola melintir tersebut maksudnya akan ditangkap, namun terlepas dan akhirnya meluncur ke dalam gawangnya sendiri. Gol tersebut tentu saja membuat timnya kalah 2-1 dari tim tamu.
Sebelumnya, tendangan keras striker Persepam, Alain Nkong menit 86 membuat skor pertandingan menjadi 1-1. Nkong menendang bola dari luar kotak penalti tanpa diblok satu pun pemain Persib. Hariono yang bertugas mengawal Nkong terlambat menutup pergerakan pemain ini.
Tendangan keras Nkong menghujam jala gawang Persib yang dikawal I Made Wiryawan. Bola keras meluncur ke kiri gawang tanpa bisa ditepis Made.
Setelah bermain imbang 0-0 di babak pertama, kemenangan Persib pun berkat pergantian jitu yang dilakukan pelatih Djajang Nurdjaman. Masuknya, Coulibaly menit 50 menggantikan Tantan dan masuknya Atep menit 63 menggantikan M Ridwan, menambah kuat daya dobrak Persib.
Ditariknya Firman Utina menit 80 diganti Hariono, membuat serangan Persib sedikit mengendur. Ini terbukti dengan berhasilnya Persepam menyamakan skor menit 86 akibat lini tengah menjadi renggang. Ditambah tipikal Hariono yang lebih bertahan, membuat serangan Persib tak segencar ketika Firman masih bermain.
Beruntung Persib bisa menang memanfaatkan kurangnya jam terbang kiper lawan di liga profesional.
Baca Juga:
Kiper MU Blunder Dua Kali, Persib Menang 2-1
Kejaksaan Tak Campuri Urusan Hukum Penangkapan Kajari Praya oleh KPK
Saksi Mata: Sebelum Tewas Mahasiswa ITN Ditendang oleh Dua Seniornya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar