Minggu, 11 Mei 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Arab Saudi Peringatkan Bahaya Unta Terkait MERS

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Reach Customers Instantly

CallFire offers affordable text messaging & phone solutions for businesses just like yours. Smarter communication for today's mobile-driven market. Sign up free!
From our sponsors
Arab Saudi Peringatkan Bahaya Unta Terkait MERS
May 11th 2014, 23:46

TEMPO.CO, Riyadh - Penyebaran Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di Arab Saudi sudah hampir 500 kasus dan sejumlah orang meninggal. Untuk menekan penyebaran lebih banyak, pemerintah Arab Saudi mengimbau agar orang-orang melindungi dirinya dengan masker dan sarung tangan saat berinteraksi dengan unta.

"Para ahli kesehatan yakin unta adalah sumber hewani yang paling mungkin untuk terinfeksi penyakit," kata Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Ahad, 11 Mei 2014, seperti dilaporkan Reuters.

Departemen Pertanian Arab Saudi juga menyarankan agar mengurangi kontak dengan unta untuk beberapa waktu ke depan.

"Jika benar-benar harus memegang unta, cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi serta memakai masker wajah. Dianjurkan juga untuk menggunakan sarung tangan, terutama ketika berhadapan dengan unta yang melahirkan, sakit, atau meninggal," kata departemen tersebut.

Ini adalah peringatan pertama yang dikeluarkan pemerintah setelah kasus pertama terlacak dua tahun lalu berpotensi fatal. Sekitar sepertiga dari 483 kasus MERS yang ditemukan di Arab Saudi telah meninggal.

Meski suah mengeluarkan imbauan, ternyata masih sedikit peternak dan penjual unta yang melakukannya. Menurut laporan, hanya satu dari puluhan orang yang telah menggunakan masker. Hingga pekan ini, pemerintah juga belum melakukan kunjungan langsung terkait imbauan tersebut. 

RINDU P HESTYA | REUTERS

Berita Lain:

Marinir AS Temukan Lokasi Persembunyian Boko Haram 

Ini Kisah Pelajar yang Selamat dari Boko Haram 

Cina Berencana Bangun Jalur Kereta Bawah Air ke AS

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar