TEMPO.CO, Pyongyang - Entah apa lagi yang akan dilakukan Kim Jong Un kali ini. Setelah sebelumnya dia mengatakan akan mengeksekusi seluruh anggota keluarga pamannya Jang Song Taek, termasuk anak-anaknya, Jong Un kali ini terekam kamera pers mengunjungi rumah yatim piatu. ( baca juga : Kim Jong-un Lega Eksekusi Pamannya )
Putra Kim Jong Il ini tampak disambut sekitar 10 anak berusia 3-5 tahun di sebuah rumah yatim piatu di Pyongyang. Dia mengembangkan senyumnya begitu masuk dan dipeluk anak-anak itu. Salah seorang pengasuh juga tampak terkejut dengan kedatangan Jong Un, hingga menutup mulutnya.
Senyum Jong Un juga terbuka lebar ketika dia menggendong salah satu anak lelaki berusia satu tahun yang mengenakan Hanbok. Bahkan ia mengajak bernyanyi sekitar 7 anak berusia dua tahun sambil bertepuk tangan.
Sementara itu, Duta Besar Korea Utara untuk Amerika, Hyun Hak Bong akhirnya secara resmi mengungkapkan apa alasan Kim Jong Un mengeksekusi pamannya, Jang Song Taek. Pernyataannya secara resmi mewakili Kim Jong Un, sebagai pemimpin Korea Utara.
"Dia menghabiskan 4,6 juta euro pada tahun 2009 untuk keperluan pribadi. Dia melakukan penyalahgunaan kekuasaan, yang berdampak pada terhambatnya perekonomian," kata Hyun Hak Bong kepada Skynews, Rabu 5 Februari 2014.
Akibat tindakan Jang Song Taek negara dirugikan, dan program peningkatan taraf hidup untuk masyarakat terhambat. Menurut Hyun Hak Bong, sebelum dihukum mati, Jang Song Taek sudah menjalani proses peradilan.
"Dia terbukti melanggar pasal 60 the Criminal Code of Democratic People Republic of Korea (Undang-undang hukum pidana), karena itu hukumannya adalah hukuman mati," kata Hyun Hak Bong. ( baca juga : Eksekusi Paman Kim Jong Un Menggunakan Anjing )
SKY NEWS | KCNA | CHETA NILAWATY
Tidak ada komentar:
Posting Komentar