Rabu, 05 Februari 2014

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News: Tragedi di Balik Penamaan KRI Usman Harun

Berita Internasional - Yahoo Indonesia News
Dapatkan berita Internasional terkini dari Yahoo News Indonesia. Temukan berita Internasional terbaru, termasuk analisis dan opini tentang berita Internasional populer.The latest international news headlines from Yahoo Indonesia News // via fulltextrssfeed.com 
Fun with Brazilian Portuguese

Learn the tips and tricks to speak colloquial Portuguese in a natural and confident manner. Enroll today for just $69!
From our sponsors
Tragedi di Balik Penamaan KRI Usman Harun
Feb 6th 2014, 04:33

TEMPO.CO, Singapura – Keprihatinan Singapura terhadap penamaan kapal milik Angkatan laut Indonesia berawal dari Konfrontasi Malaysia atau yang lebih dikenal dengan Konfrontasi saja, tulis laman Straits Times. Konfrontasi yang terjadi pada 1962-1966 ditengarai terkait dengan masalah penentuan masa depan Malaya, Brunei, Sabah, dan Serawak.

Saat itu, Federasi Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Persekutuan Tanah Melayu akan menggabungkan keempat wilayah tersebut ke dalam Federasi Malaysia. Namun, keinginan ini ditentang oleh Presiden Soekarno.

Menurut Soekarno, hal ini hanya akan membuat Malaysia menjadi negara boneka untuk Inggris yang berpotensi mengancam kedaulatan Indonesia. (Baca: Singapura Protes Nama KRI Usman Harun)

Dari situlah konflik keduanya dimulai hingga akhirnya dua anggota KKO (Komando Korps Operasi, sekarang Marinir) melakukan pengeboman di MacDonald House di Orchard Road, Singapura pada  10 Maret 1965 yang menewaskan 3 orang dan melukai 33 orang

Dua marinir, yakni Usman Haji Mohamed Ali dan Harun Said, akhirnya dieksekusi di Singapura pada 17 Oktober 1968. Gabungan nama keduanya-lah yang kemudian dipilih untuk menjadi nama kapal baru milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Usman Harun.

Bagi Indonesia, tentu keduanya dianggap sebagai pahlawan. Namun, tidak dengan Singapura. Menurut Menteri Luar Negeri Singapura, K. Shanmugam, penamaan ini justru akan melukai perasaan rakyat Singapura, terutama keluarga korban dalam peristiwa pengeboman.

ANINGTIAS JATMIKA | STRAITS TIMES

Berita Lain:

Bill dan Hurley Bercinta di Samping Kamar Hillary 

Musikus Ini Menipu Penggemarnya Selama 18 Tahun

Ini Model yang Diduga Selingkuhan Bill Clinton

Bill Clinton Dituding Selingkuh Lagi 

Vatikan Diminta Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar:

Posting Komentar